6 Tanda Anda & Kekasih Cocok untuk Menikah


Menikah dengan seseorang merupakan sebuah keputusan besar dan perlu dipikirkan dengan matang. terkadang Anda mungkin terbersit keraguan
dan kekasih, sebenarnya cocok untuk tidak.ada tiga hal penting yang pasangan setidaknya punya pemikiran sama.
Pasangan menikah sebaiknya punya kesamaan visi dan misi soal uang, keluarga dan seks.
Selain tiga hal tersebut, ada enam pertimbangan lainnya untuk mengetahui apakah Anda dan kekasih cocok atau tidak untuk menikah.

Berikut enam :
1. Punya Nilai yang Sama
“Meskipun Anda dan dia tidak harus selalu punya pemikiran yang sama (tentu saja akan membosankan), tapi Anda dan pasangam tetap harus punya dasar nilai dan moral yang sejalan, sebuah pernikahan tidak akan berhasil apabila pasangannya punya nilai yang berbeda. Misalnya saja, Anda merasa tidak masalah mengenakan busana apapun. Tapi menurut pasangan, sebagai wanita Anda harus tahu batasan-batasannya. Suatu hari nanti
perbedaan soal nilai ini bisa jadi masalah besar.

2. Punya Sifat yang Bisa Saling Menyeimbangkan
kalaupun Anda dan calon suami
punya sifat yang berbeda, kalian tetap harus bisa menjadi Yin dan Yang. Perbedaan itu entah bagaimana tetap bisa menciptakan harmoni di antara Anda dan pasangan.
Perbedaan tersebut bisa membuat Anda dan dia saling belajar dan menguatkan satu sama lain.

3. Mau Bekerjasama & Berusaha
Sebuah pernikahan tidak akan berhasil jika hanya satu pihak yang terus berusaha untuk membuat hubungan tersebut langgeng dan harmonis. Anda dan pasangan harus punya kesamaan pandangan soal seberapa kalian mau berusaha untuk menciptakan pernikahan sehat dan bahagia. Anda sebaiknya tahu,
apakah memang Anda dan calon suami bisa menyelesaikan konflik sebagai sebuah tim? Pernikahan sama dengan bekerja, Anda dan si dia tidak bisa menyelesaikan sendiri sebuah masalah.

4. Punya Ketertarikan
Memang wajah dan penampilan bisa memudar karena usia, tapi selama ketertarikan itu tetap ada, sebuah
hubungan pernikahan bisa terus bertahan. “Ketertarikan itu baik fisik maupun emosional,”

5. Bicara Bahasa ‘Cinta’ yang Sama
Anda dan pasangan bisa saling memahami, menghormati, menghargai satu sama lain dalam hal kebutuhan seksual, percintaan dan emosional. Setelah menikah, Anda dan
suami harus mau berusaha agar kehidupan seksual tidak berjalan membosankan seiring makin lamanya usia pernikahan. Tentu saja perlu usaha dari keduabelah pihak untuk membuat hal itu berhasil.

6. Bisa Menerima Pasangan Apa Adanya
Sebuah hubungan pernikahan
sebaiknya didasarkan pada pertemanan solid yang bisa bertahan meski diterpa berbagai cobaan. “Anda harus bisa
mengatakan kalau si dia adalah sahabat terbaik Anda,” Kalau Anda sudah menemukan kekasih yang juga bisa jadi sahabat terbaik Anda, jangan ragu jika diajak menikah.

…INIKAH TANDA-TANDA NYA…

About Pakdhe Phantom

My Life Is My Journey
This entry was posted in About Tips and Tricks. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s